Untag Surabaya Jadi Rujukan Untag Semarang Belajar Tata Kelola Kampus

  • 28 Juli 2026
  • 17

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menerima kunjungan studi banding dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang pada Senin (27/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Yayasan Lantai 2, Gedung R. Ing. Soekonjono Untag Surabaya tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dalam pengelolaan perguruan tinggi.


Penyambutan kunjungan studi banding Pimpinan Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus (YPP 17) Semarang tersebut dihadiri Rektor Untag Surabaya beserta jajaran, Pengawas Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Ketua YPTA Surabaya beserta jajaran, Direktur Direktorat Sistem Informasi YPTA Surabaya, serta sejumlah tamu undangan, di antaranya Ketua Badan dan Kepala Biro di lingkungan Untag Surabaya.


Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menilai pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua perguruan tinggi untuk saling berbagi pengalaman dan belajar dalam mengembangkan tata kelola institusi.


"Satu hal yang ingin saya pelajari dari Untag Semarang yaitu kerja sama berdampak. Harapannya kita bisa terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik,” tegasnya (27/7)


Hal senada disampaikan Pengawas YPTA Surabaya, Ir. Bantot Sutriono, M.Sc. Menurutnya, hubungan antara Untag Surabaya dan Untag Semarang memiliki ikatan yang lebih dari sekadar kemitraan antarlembaga. Keduanya memiliki akar sejarah serta semangat kebangsaan yang sama.


“Kedatangan Untag Semarang di sini kami harap bukan sekadar hubungan kerja biasa, melainkan silaturahmi saudara kandung. Kita lahir dalam satu jiwa kebangsaan dan semangat Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang sama," tuturnya.


Sinergi tersebut di lingkungan Untag Surabaya juga dibangun melalui filosofi kerja “One Team, One Commitment, One Goal”. Nilai tersebut menjadi pijakan dalam membangun tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel sekaligus berorientasi pada kemajuan bersama.


Dari sisi Untag Semarang, kunjungan ini menjadi ruang untuk menggali pengalaman Untag Surabaya dalam mengelola dan mengembangkan perguruan tinggi. Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparjo, M.P., menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam studi banding tersebut, mulai dari efisiensi sistem keuangan, strategi branding kampus, hingga pengembangan program studi (prodi).


“Kami perlu belajar tentang branding dan pengembangan prodi. Di Untag Surabaya sudah ada lebih dari 36 prodi termasuk Fakultas Kedokteran. Banyak hal terkait efisiensi dan tata kelola di Untag Surabaya yang patut kami tiru untuk kemajuan Untag Semarang," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, pimpinan dari Untag Semarang juga menggarisbawahi komitmen lembaga mereka yang memegang teguh prinsip “Bermartabat” dalam menjalankan roda organisasi, yakni dengan taat pada regulasi pemerintah dan menjaga integritas moral.


Menanggapi hal tersebut, Ketua YPTA Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., memaparkan budaya kerja yang menjadi fondasi Untag Surabaya, yaitu PERTIWI (Patriotisme, Etika Profesi, Ramah Lingkungan, Transparansi dan Toleransi, Integritas, Wawasan Global, dan Inovatif).


“Kami berkeyakinan bahwa Untag Surabaya tetap berakar di Surabaya, tetapi berilmu di seluruh dunia. Itu yang menjadi Wawasan Global kami. Saya berharap diskusi ini memberikan hasil positif bagi kedua belah pihak melalui adopsi keunggulan dari masing-masing kampus,” jelasnya


Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antarpimpinan hingga kegiatan campus tour mengelilingi area Untag Surabaya. Melalui pertemuan ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk terus berdikari dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas demi meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. (Febe)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id