Untag Surabaya Salurkan Donasi Rp97 Juta untuk Gempa NTT

  • 26 Agustus 2026
  • 23

Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mewarnai rangkaian Wisuda ke-133 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Melalui Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA), Untag Surabaya menyerahkan donasi sebesar Rp97.850.000 untuk membantu warga terdampak bencana.


Penyerahan donasi dilakukan dalam prosesi Wisuda ke-133 Untag Surabaya yang berlangsung di Lapangan Timur Untag Surabaya pada 22–23 Agustus 2026. Bantuan dari alumni tersebut akan digabungkan dengan donasi yang dihimpun melalui gerakan Sahabat NTT bersama sivitas akademika Untag Surabaya sebelum disalurkan ke wilayah terdampak.


Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan donasi tersebut menjadi bentuk kepedulian keluarga besar Untag Surabaya terhadap masyarakat NTT. Menurutnya, bantuan yang terkumpul akan disalurkan melalui tim yang bekerja sama dengan pihak ketiga agar dapat menjangkau warga yang membutuhkan. “Nanti kita gabung dengan donasi Sahabat NTT. Kita akan menghimpun dana dari Sahabat NTT, digabung dengan donasi dari alumni. Setelah itu, ada tim yang bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mendatangi wilayah terdampak di NTT,” ujar Harjo, Sabtu (23/8).


Kepedulian tersebut juga dirasakan oleh wisudawan Untag Surabaya asal NTT. Markus Andiano Siu Makin, wisudawan Program Studi Administrasi Niaga asal Flores Timur, mengatakan keluarganya berada dalam kondisi aman meski wilayah tempat tinggalnya turut merasakan guncangan gempa. “Kampung saya di Flores Timur terguncang juga, tetapi tidak terlalu parah. Saya turut prihatin karena banyak teman dan kerabat terdampak. Saat itu juga sulit menghubungi keluarga karena jaringan terganggu,” ungkap Markus.


Markus mengapresiasi gerakan donasi yang dilakukan Untag Surabaya bersama alumni. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera sampai kepada warga terdampak, terutama mereka yang masih menghadapi kesulitan pascagempa. “Harapan saya, semoga gerakan ini cepat tersalurkan. Donasi itu sangat berarti bagi warga yang terdampak di Flores,” tuturnya.


Harjo menambahkan, Untag Surabaya juga mencatat adanya mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa. Meski demikian, para lulusan asal NTT tetap dapat hadir dalam prosesi wisuda. “Alhamdulillah yang wisuda hari ini memang ada lulusan dari NTT, dan Alhamdulillah hadir semua,” katanya.


Melalui penyerahan donasi tersebut, Untag Surabaya menegaskan komitmen solidaritasnya terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores dan wilayah NTT. Bantuan yang dihimpun dari alumni dan sivitas akademika diharapkan dapat meringankan beban warga serta menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Untag Surabaya kepada sesama. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id