Yudisium FEB Untag Surabaya Ke-71 Kukuhkan 217 Lulusan

  • 26 Agustus 2026
  • 16

Pertunjukan seni dan suasana kekeluargaan mewarnai Yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untag Surabaya Ke-71. Tidak hanya menjadi seremoni pelepasan lulusan, kegiatan ini juga menghadirkan Tari Sorote Lintang, penampilan angklung dosen dan tenaga kependidikan, hingga line dance bersama.


Acara dibuka dengan persembahan Tari Sorote Lintang khas Osing Banyuwangi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Untag Surabaya. Tarian ini membawakan filosofi mendalam tentang spiritualitas, keteguhan batin, serta keharmonisan manusia dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.


Suasana kekeluargaan berlanjut melalui penampilan istimewa ansambel angklung dari kelompok Gita Nada FEB Untag Surabaya yang beranggotakan para dosen dan tenaga kependidikan FEB di bawah asuhan Coach Prihyanti Lumbanraja. Penampilan ini berhasil mencairkan suasana dan disambut riuh tepuk tangan hadirin. Kemeriahan berlanjut dengan pengumuman peserta busana terbaik (best dress) dan tarian line dance bersama.


Di balik rangkaian tersebut, sebanyak 217 calon wisudawan FEB Untag Surabaya resmi dikukuhkan dalam Rapat Terbuka Penggelaran Lulusan Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Ke-71 Periode II Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Graha Widya Untag Surabaya pada Kamis (20/8/2026), dengan para lulusan siap melangkah membawa kontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa.


Dari total 1.958 wisudawan Untag Surabaya pada periode ini, FEB meluluskan sebanyak 217 mahasiswa yang tersebar di lima program studi. Pada jenjang Sarjana (S1), terdapat 167 lulusan, terdiri dari 89 mahasiswa S1 Manajemen, 51 mahasiswa S1 Akuntansi, dan 27 mahasiswa S1 Ekonomi Pembangunan.


Sementara itu, jenjang pascasarjana meluluskan 23 mahasiswa Magister Manajemen (S2) serta 27 mahasiswa Doktor Ilmu Ekonomi (S3).


Mengusung tema “Ekonom Patriot Unggul: Berkarya untuk Negeri, Berdampak Global”, FEB Untag Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya matang secara intelektual dan profesional, tetapi juga memiliki integritas serta jiwa nasionalisme yang kokoh selaras dengan visi universitas, “Berkarya untuk Bangsa, Berdampak bagi Dunia”.


Dalam sambutannya, Dekan FEB Untag Surabaya, Prof. Dr. Tri Ratnawati, M.S., Ak., CA., CPA, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademik mereka. Ia menekankan bahwa tema yudisium kali ini mencerminkan identitas dan arah gerak sivitas akademika FEB Untag Surabaya.


“Tema ini merupakan sebuah semangat, identitas, sekaligus komitmen bagi seluruh sivitas akademika Untag Surabaya, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, untuk terus melahirkan karya, inovasi, dan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa Indonesia. Menjadi insan ekonomi yang unggul tidak hanya dituntut memiliki capaian akademik dan profesionalitas yang tinggi, melainkan harus berjiwa patriotisme: memiliki kecintaan mendalam pada bangsa, keberanian menghadapi perubahan, serta komitmen mengabdikan ilmu pengetahuan demi kejayaan negeri,” tegas Prof. Tri dalam sambutannya (20)


Wakil Rektor III Untag Surabaya, Dr. Sumiati, M.M., turut memberikan wejangan berharga mengenai tantangan dunia kerja masa kini. Hal ini mendorong para lulusan agar tidak sekadar berorientasi mencari lowongan pekerjaan, melainkan berani merintis usaha mandiri.


“Jangan hanya look for a job, kalau bisa make a job. Jadilah entrepreneur tangguh yang mampu mandiri secara finansial dan memberi manfaat luas. FEB Untag Surabaya telah membekali saudara sekalian mulai dari kesiapan memasuki dunia profesional seperti penulisan CV dan strategi interview hingga keterampilan membangun serta membuka lapangan kerja baru,” tuturnya


Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mahasiswa, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FEB Untag Surabaya membacakan Surat Keputusan penetapan lulusan dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik di masing-masing program studi.


Pada jenjang Sarjana (S1), lulusan terbaik S1 Akuntansi diraih Nurul Amalia Safitrih (NIM: 1222200087) dengan IPK 3,87, S1 Manajemen diraih Yohanes Setiawan (NIM: 1212200256) dengan IPK 3,80, dan S1 Ekonomi Pembangunan diraih Riska Putri Rahardi (NIM: 1232200035) dengan IPK 3,67.


Pada jenjang Magister (S2), lulusan terbaik Magister Manajemen diraih Alifia Salma Nabila (NIM: 1262400044) dengan IPK 3,93. Sementara itu, lulusan terbaik Doktor Ilmu Ekonomi (S3) diraih Adam Joyo Pranoto (NIM: 1272300001) dengan IPK 3,98.


Rasa haru dan bangga terpancar dari salah satu wisudawan terbaik S1 Manajemen, Yohanes Setiawan. Meraih IPK 3,80, Yohanes mengaku tidak menyangka namanya diumumkan sebagai lulusan terbaik di prodinya.


“Jujur saya kaget, karena banyak teman-teman lain yang juga sangat hebat dan berprestasi. Bagi saya, ini adalah karunia dari Tuhan. Perjalanan kuliah ini membuktikan bahwa tidak ada usaha yang sia-sia; dengan ketekunan, konsistensi, dan doa, kita pasti akan memetik hasil terbaik,” ungkap Yohanes


Ketika ditanya mengenai rintangan terbesar selama berkuliah, ia membagikan bahwa tantangan datang dari dua arah, yakni internal dan eksternal.


“Tantangan internal lebih kepada bagaimana kita melawan rasa malas dan kejenuhan atau burnout saat tugas menumpuk. Sedangkan tantangan eksternal adalah memilih lingkungan pertemanan yang sehat dan saling membangun. Lingkungan yang suportif sangat membantu kita tetap berada di jalur yang benar,” imbuhnya.


Ia pun menitipkan pesan penuh semangat kepada rekan-rekan mahasiswa yang saat ini masih berjuang menyelesaikan studinya di Untag Surabaya.


“Pesan saya untuk teman-teman yang sedang berproses, kejar apa yang menjadi impian kalian dan lakukan yang terbaik di setiap kesempatan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan carilah lingkungan pertemanan yang positif, karena pada akhirnya masa depan kita bergantung pada apa yang kita upayakan hari ini,” tutupnya


Sebagai wujud kontribusi nyata kepada almamater, para perwakilan lulusan menyerahkan sumbangan kenang-kenangan alumni berupa perangkat pemindai cepat (Alat Scan Cepat) guna mendukung efisiensi layanan akademik dan digitalisasi arsip di lingkungan FEB Untag Surabaya. 


Momen seremoni ditutup dengan penyerahan simbolis para lulusan oleh Dekan FEB Untag Surabaya, Prof. Tri Ratnawati didampingi Wakil Dekan FEB Untag Surabaya, Dr. Ulfi Pristiana, M.Si., kepada Ketua Alumni FEB Untag Surabaya, Hefly Syarifudin Majid, S.E. Penyerahan ini menandai resminya para yudisiawan memasuki babak baru sebagai bagian dari keluarga besar Ikatan Alumni FEB Untag Surabaya yang siap berkiprah dan mengabdi untuk kemaslahatan masyarakat luas. (Husni)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id