Sebanyak 128 siswa baru SMPTAG Surabaya mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Juli 2025.
MPLS bertujuan membekali siswa dengan materi dan pembiasaan penting agar mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar, menanamkan kedisiplinan, serta membangun karakter dan motivasi sejak awal menempuh pendidikan di SMPTAG.
Kepala Urusan Kesiswaan SMPTAG Surabaya, Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa MPLS dirancang untuk memperkenalkan siswa pada lingkungan baru, baik dari sisi fasilitas, kebiasaan sekolah, tata tertib, hingga nilai-nilai karakter yang harus dijunjung tinggi.
“Kami ingin anak-anak mengetahui lingkungan sekolah dan bagaimana kebiasaan pembelajaran di sini. MPLS juga menanamkan tentang ketertiban, kewajiban, serta apa saja yang harus dilakukan untuk meraih mimpi mereka ke depan,” ujarnya (17/7)
Lebih dari sekadar pengenalan, MPLS menjadi momen penting untuk menumbuhkan semangat siswa dalam meraih cita-cita. Antusiasme siswa saat diterima di SMPTAG disambut sekolah dengan komitmen penuh untuk mendampingi mereka selama tiga tahun ke depan dalam menimba ilmu dan mengembangkan diri.
Rangkaian MPLS diawali dengan pra-MPLS (14/7). Kegiatan ini berisi pembekalan awal seputar aturan, tata tertib, dan jadwal sekolah sebagai langkah persiapan awal agar siswa siap mengikuti seluruh kegiatan secara tertib dan percaya diri.
Hari kedua (15/7) dibuka dengan upacara pembukaan di lapangan sekolah sebagai latihan kedisiplinan sekaligus penanaman rasa hormat terhadap institusi pendidikan. Setelah itu, siswa diajak mengenal lingkungan dan fasilitas sekolah. Hari ini juga diisi dengan sesi “Ceria Bersama OSIS” dan penyampaian materi Wawasan Wiyata Mandala serta nilai-nilai budaya dan pembiasaan, yang menekankan pentingnya sopan santun, etika, dan karakter baik.
Pada hari ketiga (16/7), suasana semakin semarak. Diawali senam pagi bersama untuk melatih kebugaran dan kekompakan, kemudian dilanjutkan materi Pendidikan Karakter dan Patriotisme guna menanamkan semangat kebangsaan dan rasa tanggung jawab. Sesi dilanjutkan dengan edukasi Sekolah Ramah Anak dan pemutaran film pendek sebagai pembelajaran nilai kehidupan.
“Kami ingin siswa tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kedekatan dengan Tuhan. Karena itu kami siapkan pembiasaan ibadah di MPLS,” jelasnya (17/7)
Pembiasaan ibadah memang menjadi salah satu fokus. Siswa muslim diajak melaksanakan salat berjamaah, sementara siswa non-muslim diberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.
Pada hari keempat (17/7), siswa mendapat motivasi dari alumni SMPTAG yang membagikan pengalaman belajar dan tips meraih cita-cita. Sesi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemicu semangat bagi siswa baru. Kegiatan hari itu dilanjutkan dengan demo ekstrakurikuler yang menampilkan beragam kegiatan seperti tari modern, paskibra, futsal, PSHT, pramuka, paduan suara, dan lainnya.
“Demo ekstrakurikuler ini penting agar siswa tahu pilihan kegiatan positif yang ada di SMPTAG ini. Ekstrakurikuler ini diadakan untuk lmenjadi wadah pengembangan bakat mereka, ” ungkap Huda
Hari terakhir MPLS (18/7) ditutup dengan Gelar Bakat dan Minat Peserta, sebuah inovasi MPLS tahun ini. Siswa diberi ruang mengekspresikan diri melalui penampilan menyanyi, menari, public speaking, dan lain-lain. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan upacara penutupan dan doa bersama.
Seluruh pelaksanaan MPLS berjalan lancar dengan partisipasi aktif dari siswa. Para siswa mengikuti kegiatan dengan semangat tinggi, dan komunikasi antara sekolah dengan orang tua pun terjalin baik melalui grup WhatsApp, mencerminkan dukungan penuh bagi proses adaptasi anak-anak mereka.
“Kami ingin mereka tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki akhlak mulia, sopan santun, dan tata krama yang baik. Itulah yang akan menjadikan mereka sukses di masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya (Gisela)