6 Kebiasaan Malam yang Bisa Picu Lonjakan Gula Darah

  • 11 Juli 2025
  • 131

Jika Anda terbiasa makan dalam porsi besar sebelum tidur, sebaiknya mulai mengubah kebiasaan itu. Menurut para ahli, rutinitas malam seperti ini dapat berdampak buruk pada kestabilan kadar gula darah.


Dilansir dari Antaranews.com yang merujuk pada laman EatingWell, tubuh manusia secara alami memproduksi lebih sedikit insulin menjelang waktu tidur. Selain itu, kemampuan tubuh dalam mengelola glukosa menurun dibandingkan pagi atau siang hari. Karena itu, penting untuk menghindari beberapa aktivitas berikut agar kadar gula tetap terkontrol:


1. Makan Karbohidrat Tinggi di Malam Hari


Mengonsumsi makanan berat atau camilan manis jelang tidur dapat memicu lonjakan gula darah karena sistem metabolisme sedang melambat.


“Karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta, kue, dan minuman manis akan lebih sulit dicerna setelah pukul 5 sore dan dapat menyebabkan lonjakan glukosa yang signifikan,” jelas Michelle Routhenstein, ahli gizi sekaligus edukator diabetes.


2. Minum Alkohol Setelah Sore


Mengonsumsi alkohol di malam hari, terutama setelah pukul 5 sore, bisa mengacaukan kestabilan gula darah hingga pagi hari.


3. Kurang Tidur


Waktu tidur yang tidak cukup atau kualitas tidur yang buruk dapat menurunkan sensitivitas insulin. Tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon stres seperti kortisol yang mendorong naiknya kadar gula darah. Selain itu, kurang tidur juga meningkatkan hormon lapar yang membuat Anda mengidam makanan tinggi karbohidrat keesokan harinya.


4. Tidak Cukup Minum


Kurang hidrasi di malam hari dapat menyebabkan gula darah meningkat. Dehidrasi memengaruhi kinerja insulin dan memperburuk kontrol glukosa tubuh.


5. Terlalu Pasif di Malam Hari


Kebiasaan duduk terlalu lama setelah makan malam berdampak pada regulasi gula darah.


“Berjalan kaki selama 5–10 menit dalam 1 hingga 1,5 jam setelah makan dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan kadar gula,” kata Michelle, seperti dilansir Antaranews.com.


6. Tidak Menyediakan Waktu untuk Relaksasi


Melewatkan momen tenang sebelum tidur dapat memicu lonjakan hormon stres. Aktivitas sederhana seperti membaca, peregangan, atau mandi air hangat membantu menenangkan sistem saraf dan menjaga kestabilan glukosa sepanjang malam. (Boby)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\