Saldo e-wallet cepat habis meski gaji atau uang bulanan baru saja masuk? Fenomena ini sering dialami anak kos dan mahasiswa di era cashless. Transaksi sekali tap terasa ringan karena otak tidak memproses “kehilangan uang” secara emosional. Promo dan cashback juga sering membuat belanja impulsif sulit dikendalikan.

Untuk mengatasinya, metode 50/30/20 bisa diterapkan: 50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan. Pisahkan dompet digital sesuai kategori agar lebih disiplin. Gunakan juga aplikasi keuangan seperti Spendee atau Money Lover untuk memantau pengeluaran harian.



Cashless bukan musuh, melainkan alat. Dengan budgeting yang sadar, anak kos tetap bisa menikmati hidup tanpa panik di akhir bulan. Seperti kata Warren Buffett, “Don’t save what is left after spending; spend what is left after saving.” (Ivan)