Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya memberikan dukungan teknis penuh dalam pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Ilmu Administrasi Niaga yang berlangsung pada 12–13 Januari 2026. Asesmen ini dilaksanakan di bawah naungan LAMSPAK sebagai bagian dari proses penjaminan mutu akademik.
Proses asesmen menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Moh. Farid Najib, S.E., M.Si. dari Politeknik Negeri Bandung dan Dr.rer.pol. Alexander Yoseph Agung Nugroho, M.M. dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Keduanya melakukan verifikasi dokumen serta peninjauan lapangan terhadap kesiapan tata kelola akademik dan sistem pendukung program studi.
Sebagai unit pendukung utama, DSI YPTA Surabaya berperan memastikan ketersediaan data yang cepat, akurat, dan terintegrasi selama sesi asesmen. Sinkronisasi antara dokumen fisik seperti Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS) dengan data real-time dalam sistem informasi universitas menjadi salah satu fokus utama penilaian.
Direktur Sistem Informasi YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, M.Kom., mengatakan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan secara matang sejak jauh hari sebelum asesmen berlangsung.
“DSI memastikan seluruh data yang dibutuhkan asesor dapat diakses secara real-time dan transparan. Kami menyiapkan dashboard data, menjaga stabilitas jaringan, serta mendampingi langsung proses asesmen agar sistem digital yang dimiliki kampus dapat ditinjau secara optimal,” ujar Eko saat ditemui di lokasi asesmen, Senin (12/1).
Selama kegiatan berlangsung, para asesor juga meninjau pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses akademik dan administrasi, mulai dari layanan mahasiswa, pengelolaan kurikulum, hingga pelacakan data alumni. Asesmen lapangan ditutup dengan penyerahan berita acara pada 13 Januari 2026. Dengan dukungan sistem informasi yang kuat, Program Studi Ilmu Administrasi Niaga optimistis meraih hasil akreditasi terbaik.