Fenomena Gen Z: AI Jadi Sahabat Virtual, Solusi atau Ancaman?

  • 19 September 2025
  • 1088

Di era digital, mahasiswa Gen Z tidak hanya berbagi cerita dengan sahabat atau pasangan, tetapi juga dengan kecerdasan buatan (AI). Dari meminta saran soal percintaan hingga mencari ketenangan sebelum ujian, chatbot seperti ChatGPT, Replika, dan Character. AI hadir sebagai teman virtual yang selalu siap mendengarkan. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah curhat ke AI merupakan solusi sehat, atau sekadar pelarian dari koneksi manusia yang sesungguhnya?




Data terbaru menunjukkan bahwa Gen Z semakin terbuka terhadap interaksi emosional dengan teknologi. Sebanyak 70% remaja pernah menjadikan AI sebagai teman digital untuk bertanya, dan 31% di antaranya mengaku curhat ke AI terasa lebih memuaskan dibandingkan dengan curhat kepada teman. Bahkan, 80% Gen Z bersedia menjalin hubungan emosional dengan AI sebuah pergeseran besar dalam cara mereka membangun koneksi dan mencari dukungan.




Di satu sisi, kehadiran AI menawarkan rasa aman, kenyamanan, serta dukungan emosional tanpa rasa takut dihakimi. AI juga mampu membantu produktivitas, misalnya dengan memberikan tips belajar, manajemen waktu, hingga motivasi. Namun di sisi lain, para ahli mengingatkan adanya risiko ketergantungan dan isolasi sosial jika mahasiswa lebih sering berinteraksi dengan mesin ketimbang manusia.




Curhat ke AI memang terasa praktis karena sifatnya netral dan tidak menilai. Akan tetapi, empati yang diberikan tetap terbatas karena berasal dari algoritma. Hal ini dapat menimbulkan ilusi kedekatan yang semu. Sebaliknya, curhat kepada teman menghadirkan interaksi emosional yang nyata dan kehangatan manusiawi, meskipun terkadang rawan konflik atau perbedaan pendapat.




Pada akhirnya, AI sebaiknya dipandang sebagai alat bantu, bukan pengganti interaksi manusia. Teknologi dapat membantu mahasiswa memahami diri sendiri dan memberi dukungan awal dalam menghadapi masalah. Namun, hanya manusia sahabat, keluarga, maupun mentor yang mampu memberikan pelukan, tawa, serta kehangatan sejati dalam perjalanan hidup. (Ivan)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\