Himanata Creation 2025: Bahas Peran AI dalam Masa Depan Dunia Kerja

  • 11 November 2025
  • 2921

Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMANATA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untag Surabaya menggelar Himanata Creation 2025: SYNARA Vol. 2, menghadirkan Seminar Nasional bertema “Revolusi Tenaga Kerja 4.0: Menghadapi Dampak AI pada Lingkungan Pekerjaan Global”, Kamis (6/11/2025) di Auditorium Lantai 9 R. Soeparman Hadipranoto, Gedung Graha Wiyata Untag Surabaya.


Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Untag Surabaya serta peserta dari perguruan tinggi lain. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Administrasi Negara, Yusuf Hariyoko, S.AP., M.KP., menyoroti pentingnya literasi digital dan kecakapan teknologi di kalangan mahasiswa. 


“Mayoritas dari kita mungkin sudah akrab dengan ChatGPT, tetapi AI bukan hanya itu. Banyak bentuk AI lain yang kini digunakan dalam dunia kerja dan organisasi. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa menjadikan AI sebagai peluang, bukan ancaman,” ujar Yusuf (7/11)


Ia juga mengajak mahasiswa untuk aktif berdiskusi dengan para narasumber agar memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.


Sementara itu, Dekan FISIP Untag Surabaya, Prof. Dr. V. Rudy Handoko, M.S.  mengapresiasi inisiatif HIMANATA yang dinilai responsif terhadap isu-isu global. Menurutnya, tema ini mencerminkan kepekaan mahasiswa terhadap perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat.


“Saya bangga karena mahasiswa sudah berpikir jauh ke depan. Dunia kerja masa depan akan sangat kompetitif, dan Anda harus siap dengan kompetensi baru, tidak hanya di bidang administrasi publik, tetapi juga literasi data, literasi digital, dan kemampuan adaptasi teknologi,” jelasnya.


Ia menambahkan, hasil seminar ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi dan rekomendasi bagi program studi untuk memperkuat kurikulum berbasis kompetensi digital dan kesiapan menghadapi era kerja berbasis AI.


Seminar nasional ini dimoderatori oleh Almaizza Shania, S.I.Kom., konten kreator dari Warta17 Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan inspiratif.


Materi pertama disampaikan oleh Kusnan, S.AP., M.KP., dosen Administrasi Publik Untag Surabaya, dengan topik “Artificial Intelligence dan Pendidikan.” Ia menjelaskan bahwa AI bukan sekadar alat otomatisasi, melainkan sistem pembelajar yang mampu memahami konteks, merespons, dan beradaptasi layaknya manusia.


“AI akan membawa perubahan besar bagi pendidikan dan dunia kerja. Mahasiswa harus siap menjadi pembelajar sepanjang hayat, agar mampu memanfaatkan AI secara etis dan produktif,” ungkapnya (7/11)


Selanjutnya, Daud Kurnia, Founder Negeri AI sekaligus AI Explorer, membawakan materi kedua bertajuk “AI dalam Dunia Kerja dan Peluang Ekonomi Digital.” Ia memperkenalkan tren AI Agent, teknologi kecerdasan buatan yang mampu bekerja secara otomatis layaknya asisten profesional.


Daud juga menunjukkan berbagai contoh penerapan AI, mulai dari produksi konten kreatif (gambar, video, audio), analisis trading, riset pasar, hingga personal branding di media sosial. Ia menekankan pentingnya menjadi individu yang berperan sebagai Creative Generalist, Analyst, dan Builder, mampu berpikir kreatif, menganalisis data, serta membangun solusi berbasis AI.


“AI tidak bisa menggantikan keaslian manusia. Kombinasi terbaik untuk masa depan adalah Authenticity plus AI, keaslian manusia yang diperkaya kecerdasan buatan,” tegasnya.


Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, terutama pada sesi tanya jawab tentang peran mahasiswa dalam ekosistem digital masa depan. Himanata Creation 2025: SYNARA Vol. 2 menjadi ajang ilmiah sekaligus refleksi bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri menghadapi dinamika dunia kerja, serta menumbuhkan semangat belajar, beradaptasi, dan berinovasi melalui solusi berbasis AI yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. (Boby)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\