Pesan tentang keutamaan menyantuni anak yatim menjadi salah satu inti dalam kegiatan buka bersama Untag Surabaya dengan anak-anak panti asuhan pada Rabu (11/3/26). Melalui tausiah singkat atau kultum yang disampaikan sebelum berbuka puasa, para peserta diajak merenungkan nilai kepedulian dan kasih sayang sebagaimana diajarkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ir. Ar. Muhamad Faisal, S.T., M.T., IAI yang menjadi pemateri kultum pada kegiatan tersebut. Dalam penyampaiannya, ia membuka tausiah dengan mengutip sabda Rasulullah SAW, “Ana wa k?filul yat?mi fil jannati hakadza,” yang berarti “Aku dan orang yang memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini.” Hadis tersebut menggambarkan kedekatan posisi Rasulullah dengan orang-orang yang menyantuni anak yatim kelak di surga.
Menurutnya, hadis tersebut menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar tindakan sosial, melainkan juga amal yang memiliki nilai spiritual tinggi. Orang-orang yang dengan tulus merawat dan membantu anak yatim, kata dia, memiliki peluang besar untuk berada dekat dengan Rasulullah di surga.
“Artinya Rasulullah menekankan bahwa orang-orang yang gemar menyantuni anak yatim kelak akan bertemu dengan beliau di surga. Ini menjadi sebuah keniscayaan bagi mereka yang terus menebar kepedulian,” ujarnya (11/3)
Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan yang hadir agar tidak merasa rendah diri atas kondisi yang mereka alami. Ia mencontohkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri tumbuh sebagai seorang yatim, namun kemudian menjadi sosok yang membawa cahaya bagi seluruh alam.
“Anak-anak panti adalah pribadi yang istimewa. Rasulullah pun lahir dalam keadaan yatim, tetapi beliau menjadi pelita bagi alam semesta. Karena itu, adik-adik tidak perlu berkecil hati. Tetaplah semangat belajar agar kelak dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” tutupnya
Melalui pesan tersebut, kepedulian kepada anak yatim diingatkan kembali sebagai bagian penting dari nilai kemanusiaan sekaligus keimanan. Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, pesan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat budaya kepedulian di lingkungan Untag Surabaya. (Dini)