Lulusan FH Untag Surabaya Siap Jadi Penegak Hukum Berintegritas

  • 13 Februari 2026
  • 199

Fakultas Hukum Untag Surabaya menggelar Penggelaran Lulusan Program Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Hukum dalam Rapat Terbuka di Gedung Graha Widya Untag Surabaya, Kamis (12/2/26). Mengusung tema “Akar Lokal, Kontribusi Global”, menegaskan komitmen melahirkan lulusan berintegritas yang siap berkiprah di tingkat nasional hingga global.


Rapat Terbuka dimulai pukul 08.00 WIB dengan prosesi masuknya jajaran pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Hukum Untag Surabaya, Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H., secara resmi membuka Rapat Terbuka sekaligus mengukuhkan sejumlah 120 lulusan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa yang telah menempuh proses akademik hingga tuntas.


“Hari ini adalah hasil dari perjalanan panjang yang tidak mudah. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Hukum. Melalui rapat terbuka ini, saudara resmi menyandang gelar akademik. Jadikan tema ‘Akar Lokal, Kontribusi Global’ sebagai pijakan dalam mengabdi dan berkarya,” ujar Dr. Yovita (12/2)


Pembacaan Surat Keputusan (SK) Penetapan Lulusan disampaikan oleh Wakil Dekan Fakultas Hukum, Dr. Syofyan Hadi, S.H., M.H., kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan.


Penghargaan akademik diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing jenjang. Predikat terbaik Program Sarjana Ilmu Hukum diraih oleh Fareh Prameswari, S.H. dengan IPK 3,85 dan predikat cumlaude. Lulusan terbaik Program Magister Ilmu Hukum diraih oleh Dr. Fransiscus Nanga Roka, S.T., S.H., M.T., M.H. dengan IPK 4,00 dan predikat cumlaude. Sementara itu, lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Hukum diraih oleh Dr. Arizal Anwar, S.H., M.H. dengan IPK 3,98 dan predikat cumlaude.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Fransiscus Nanga Roka menyampaikan pesan reflektif kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa gelar dan capaian akademik tidak akan bermakna tanpa integritas dan keberanian moral. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, dukungan keluarga, serta nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan Untag Surabaya sebagai Kampus Merah Putih.


“Gelar tidak akan bermakna jika integritas kita rapuh. Ilmu hukum tidak ada artinya jika kita takut berdiri di sisi kebenaran. Bangsa ini tidak hanya membutuhkan orang yang pandai berbicara, tetapi pribadi yang berani memperjuangkan keadilan, meskipun tidak selalu populer,” jelas Dr. Fransiscus


Ia juga menyoroti tantangan dunia hukum saat ini, mulai dari persoalan korupsi hingga krisis integritas, yang membutuhkan generasi hukum yang kritis, objektif, serta tidak memilih diam ketika keadilan dipertaruhkan.


Rangkaian acara ditutup dengan pengucapan Janji Lulusan serta penyerahan simbolis kepada Ikatan Alumni Fakultas Hukum Untag Surabaya sebagai tanda kesiapan lulusan memasuki dunia profesional. (Husni)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id