Di era modern yang serba cepat, teknologi Artificial Intelligence (AI) dan otomasi mesin telah menjadi tulang punggung transformasi industri. Tak hanya meningkatkan efisiensi, teknologi ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk menghadirkan solusi cerdas bagi tantangan masa depan.
Semangat inovasi mahasiswa Program Studi (Prodi) Artificial Intelligence & Robotics (AIRO) Untag Surabaya bersama PT Handal Yesindo Sejahtera tersaji dalam HANDAL Gathering Series 2025 bertajuk “Empowering East Java’s Industries to the Global Market Through the Strategic Adoption of Industry 4.0 and Robotics”,yang digelar Kamis, 30 Oktober 2025, di Auditorium R. Soeparman Hadi Pranoto Untag Surabaya.
Acara ini memberi mahasiswa kesempatan untuk melihat dan mempresentasikan langsung berbagai inovasi teknologi robotika. Dalam sesi robot showcase, beragam robot dari PT Handal ditampilkan dengan fungsi berbeda, mulai dari UR5 Sorter yang mampu menyortir barang berdasarkan bentuk, UR5 Polishing untuk menghaluskan permukaan kasar seperti body motor, hingga JAKA Camera Inspection yang memeriksa komponen kecil perangkat komputer.
Selain menampilkan robot dari industri, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil inovasi yang mereka ciptakan sendiri. Masih dalam naungan yang sama, Prodi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) turut berkolaborasi dan menampilkan karya inovatif mereka.
Salah satu karya tersebut adalah Harmoni AI, robot hasil rancangan Bima Putra Purnawirawan, mahasiswa Prodi Sistekin Untag Surabaya sekaligus pencetus alat ini.
Pada dasarnya, robot Harmoni AI adalah alat rekomendasi lagu berbasis ekspresi dan emosi manusia. Melalui perangkat ini, pengguna dapat memperoleh rekomendasi musik sesuai suasana hati mereka, menggabungkan teknologi machine learning dan pengenalan wajah dalam satu sistem cerdas.
“Cara kerja robot ini cukup simple, pengguna hanya perlu untuk menunjukkan wajah ke kamera lalu menekan tombol capture. Sistem akan mengidentifikasi bentuk, raut, lelukan wajah dengan ‘models’ yang kami kembangkan. ‘Models’ akan membagi emosi wajah menjadi 7 ekspresi, antara lain senang, sedih, marah, tenang, jijik, takut, dan terkejut. Lalu melalui dataset yang kami siapkan maka sistem akan merekomendasikan 6 lagu acak berdasarkan ekspresi pengguna,” jelas mahasiswa semester 5 tersebut (3/11).
Bima juga memaparkan tujuan serta capaian yang ingin dikembangkan ke depan.
“Robot ini adalah salah satu penelitian dari prodi AIRO yang berfokus pada pengembangan models AI tentang rekognisi wajah serta emosi pengguna. Kedepannya kami ingin menambahkan models untuk mengidentifikasi wajah walau pengguna menggunakan penutup seperti masker ataupun kacamata. Selain itu, juga kami ingin menambahkan dataset otomatis yang mengikuti perkembangan lagu hits pada zaman sekarang,” imbuhnya
Selain robot ciptaan Bima, kegiatan tersebut juga memamerkan karya kolaborasi Prodi Sistekin dan Kedokteran Untag Surabaya, yaitu Smart Triage for Vital Care (Triavital).
Fadli Bilal Afifuddin sebagai salah satu mahasiswa penggagas alat ini menjelaskan keunggulan penggunaannya dibandingkan peralatan medis konvensional.
“Robot ini adalah gabungan dari beberapa instrumen medis, yaitu oximeter, termometer, dan tensimeter. Kelebihan instrumen ini yaitu praktis, dan penggunaannya dikonsentrasikan di IGD, karena kita dapat menghemat waktu hingga 30% dari penggunaan alat medis konvensional karena made 3 in 1,” jelas Bilal (3/11)
Dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotika, inovasi lain juga turut ditampilkan. Mereka memperkenalkan robot pengantar hadiah dan robot pembuang sampah yang sepenuhnya dikendalikan otomatis.
Menanggapi semangat dan karya mahasiswa, Ketua Program Studi (Kaprodi) AIRO Untag Surabaya, Dimas Aditya Putra Wardhana, S.ST., M.Tr.T, berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar yang berharga untuk mendekatkan dunia kampus dengan dunia industri.
“Kita berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia industri, supaya tetap sejalan dengan perkembangan terkini, terutama dalam konteks industri 4.0. Karena itu, kami menyiapkan lulusan yang unggul dan sesuai dengan spesifikasi kebutuhan industri,” ungkapnya
Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Untag Surabaya dengan tagline #JurusanKuliahPalingModern menjadi wadah bagi mahasiswa mengembangkan inovasi di bidang kecerdasan buatan dan robotika, sejalan dengan komitmen kampus sebagai Kampus Berdampak yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pendidikan. (Aldi)