Mengapa Cadangan Minyak Terbesar Dunia Mengalami Krisis?

  • 14 Januari 2026
  • 1949

Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, sekitar 303 miliar barel namun cadangan melimpah itu belum mampu menjamin kesejahteraan nasional. Ketergantungan yang tinggi pada minyak dan produksi yang rendah menimbulkan paradoks ekonomi di negara tersebut. 


Cadangan minyak Venezuela mencapai sekitar 303 miliar barel, menjadikannya pemilik cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, melewati Arab Saudi dan negara penghasil utama lainnya. Teoretisnya, posisi itu seharusnya memberi kekuatan bagi perekonomian nasional di sektor energi, namun realitasnya jauh berbeda.


Masalah utama terletak pada karakteristik minyak Venezuela yang sebagian besar berupa crude extra-heavy, yang sangat kental dan memerlukan teknologi sederhana bercampur dengan bahan pengencer agar dapat diekspor.  Tantangan ini diperparah oleh minimnya investasi, kualitas infrastruktur yang menurun, serta gangguan pasokan listrik yang berulang, sehingga kapasitas produksi hanya sebagian kecil dari potensi yang ada. 


Selain aspek teknis, faktor geopolitik turut memperdalam krisis energi negara Amerika Latin itu. Sanksi internasional membatasi akses Venezuela ke pasar global, pembiayaan luar negeri, dan alih teknologi modern. Akibatnya, Venezuela dipaksa mengalihkan ekspor ke mitra terbatas dengan skema perdagangan yang kurang menguntungkan. 


Ekonomi Venezuela juga sangat rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia karena ketergantungan yang tinggi pada pendapatan minyak, sementara diversifikasi sektor produktif belum berkembang signifikan. Para analis menilai pemulihan berkelanjutan memerlukan reformasi institusional, transparansi tata kelola, serta pembangunan kepercayaan investor, bukan sekadar mengandalkan naiknya harga minyak global. (Ivan)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\