Bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesehatan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, tanggal 17 September bukan sekadar angka di kalender. Tanggal ini bertepatan dengan Hari Palang Merah Indonesia (PMI), momen yang selalu menginspirasi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, terutama di bidang kesehatan dan aksi kemanusiaan.
Dilansir dari laman resmi PMI, Sejarah PMI sendiri dimulai pada 17 September 1945, di bawah kepemimpinan Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta. Kiprahnya semakin kuat setelah pemerintah Belanda membubarkan Netherlands Red Cross Afdeling Indie (NERKAI) pada 16 Januari 1950 dan menyerahkan seluruh asetnya kepada PMI. Sejak saat itu, PMI menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, sosial, dan pertolongan kemanusiaan.
Semangat tersebut juga menjadi rujukan UKM Kesehatan Untag Surabaya dalam setiap aktivitasnya, termasuk penyelenggaraan donor darah bekerja sama dengan PMI. Ketua UKM Kesehatan, Tri Hutomo Yogiantoro, menyampaikan rasa bangganya atas peringatan Hari PMI tahun ini.
“Kami turut berbahagia atas diperingatinya Hari Palang Merah Indonesia, karena bagaimanapun PMI adalah acuan kami dalam memberikan pertolongan pertama. Tanpa mereka, kami pasti akan kesulitan dalam memberikan pelatihan,” ujarnya (17/9).
Yogi, sapaan akrab Tri Hutomo, menegaskan bahwa donor darah merupakan aksi nyata yang selaras dengan semangat PMI.
“Ikut serta dalam donor darah sama artinya dengan mengampanyekan kepedulian terhadap sesama. Semoga kesadaran mahasiswa Untag Surabaya untuk donor darah semakin meningkat,” tambahnya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan. Banyak mahasiswa yang enggan mengikuti donor darah dengan berbagai alasan. Hal ini menjadi perhatian UKM Kesehatan untuk terus mengedukasi tentang manfaat donor darah, baik bagi kesehatan pendonor maupun keselamatan orang lain yang membutuhkan.
Sebagai wujud apresiasi terhadap Hari PMI, UKM Kesehatan juga membagikan ucapan dan pesan kemanusiaan melalui media sosial. Harapannya, langkah ini dapat menggugah lebih banyak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Reporter