Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta, hadir memberi motivasi bagi mahasiswa baru Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam kegiatan PKKMB 2025 bertema “Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar” pada Rabu (3/9/2025).
Mahasiswi S2 Magister Manajemen Untag Surabaya ini berbagi pengalaman hidupnya hingga berhasil meraih gelar Puteri Indonesia. Fia, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya memiliki growth mindset, yakni pola pikir yang percaya bahwa kemampuan bisa terus diusahakan, dikembangkan, dan dipupuk.
Menurutnya, masa transisi dari SMA ke perkuliahan adalah fase menantang, apalagi bagi mahasiswa perantau. Perubahan lingkungan, gaya hidup, dan cara belajar justru harus dipandang sebagai peluang untuk beradaptasi, memperluas relasi, serta membangun diri.
“Hal-hal baru jangan dianggap hambatan. Adaptasi itu peluang untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya relasi di era digital, mulai dari informasi lowongan kerja hingga peluang beasiswa. Selain itu, Fia memberi dorongan mental positif bagi mahasiswa baru yang sering merasa takut gagal.
“Kegagalan adalah bagian dari proses. Tidak semua orang langsung berhasil pada percobaan pertama, tapi justru dari kegagalan itulah kita tumbuh,” tegasnya.
Lebih jauh, Fia berbagi kisah tentang pentingnya berani keluar dari zona nyaman. Dari pengalaman dipaksa ikut berbagai kegiatan, ia menemukan rasa percaya diri yang kemudian membawanya sering menang lomba hingga akhirnya menjadi passion. Meski sering gagal sebelum meraih gelar Puteri Indonesia, ia tetap menganggapnya sebagai bagian wajar dari perjalanan sukses.
“Insecure dan gagal itu wajar, justru bisa jadi pendorong untuk tumbuh,” katanya penuh semangat.

Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Puteri Indonesia 2025.
“Kehadiran Firsta memberi motivasi besar bagi mahasiswa baru untuk berinovasi dan berkarya. Ia adalah contoh nyata mahasiswa Untag yang berprestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Momen ini semakin menegaskan posisi Untag Surabaya sebagai Kampus Merah Putih yang melahirkan figur berprestasi, berdaya saing, dan siap bersinar di panggung nasional maupun internasional.
Reporter