Di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak, Koperasi Karyawan (Kopkar) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya berupaya menjaga stabilitas sekaligus memperkuat pertumbuhan organisasi. Komitmen ini tercermin dalam penguatan layanan, penjagaan kesehatan kelembagaan, dan upaya meningkatkan kepercayaan anggota sepanjang tahun buku 2025.
Upaya tersebut menjadi bahasan utama dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopkar Tahun Buku 2025 yang digelar di Gedung R. Ing Soekonjono, Ruang Auditorium Lantai 6, Untag Surabaya, Kamis (12/3/26). Forum ini dihadiri oleh kepengurusan, pengawas, dan seluruh anggota Kopkar YPTA Surabaya.
Dalam rapat tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada anggota terkait pengelolaan organisasi, pelaksanaan program kerja, serta kondisi keuangan selama periode Januari hingga Desember 2025.
Ketua Kopkar YPTA Surabaya, Teddy Prihantono, S.E., M.M., menjelaskan bahwa koperasi tetap menaruh perhatian besar pada penguatan layanan di Unit Simpan Pinjam dan optimalisasi Unit Bursa agar manfaat yang diterima anggota semakin maksimal. Menurutnya, capaian koperasi selama 2025 tidak terlepas dari sinergi antara pengurus, pengawas, dan partisipasi aktif seluruh anggota.
“Fokus utama kami tetap pada penguatan layanan di Unit Simpan Pinjam dan optimalisasi Unit Bursa guna memberikan nilai tambah bagi anggota. Kami bersyukur, berkat sinergi antara pengurus, pengawas, dan partisipasi aktif seluruh anggota, koperasi berhasil mencatatkan pertumbuhan total aktiva yang kini mendekati angka Rp10 miliar, serta perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang positif,” jelasnya (12/3).
RAT juga memaparkan capaian kinerja pengurus dalam bidang organisasi, administrasi, dan unit usaha selama 2025. Forum ini sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama atas kondisi keuangan koperasi per 31 Desember 2025, termasuk total aktiva dan perolehan SHU.
Sejumlah agenda dibahas, mulai dari penyampaian dan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus serta Laporan Pengawas Tahun Buku 2025, pemaparan Laporan Posisi Keuangan atau neraca dan Perhitungan Hasil Usaha (PHU), pembahasan kebijakan simpan pinjam dan operasional Unit Bursa, hingga penjaringan aspirasi anggota untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi tahun 2026.
Hingga 31 Desember 2025, jumlah anggota Kopkar YPTA Surabaya tercatat sebanyak 715 orang, terdiri atas 649 anggota aktif dan 66 anggota pasif. Angka ini menunjukkan tren peningkatan keanggotaan yang sekaligus mencerminkan bertambahnya kepercayaan keluarga besar YPTA Surabaya terhadap koperasi.
Sementara itu, Bendahara YPTA Surabaya Dr. Ontot Murwato menyampaikan bahwa kinerja Kopkar hingga akhir 2025 menunjukkan tren positif. Berdasarkan catatan akuntansi koperasi, modal tercatat meningkat menjadi Rp8,5 miliar dari sebelumnya Rp8 miliar. Pertumbuhan ini juga diikuti bertambahnya jumlah anggota menjadi 715 orang serta predikat koperasi sehat dengan skor 83.
“Kepercayaan keluarga besar YPTA Surabaya terhadap Kopkar terus meningkat. Itu terlihat dari kenaikan modal, jumlah anggota yang terus bertambah, dan predikat koperasi sehat yang berhasil dipertahankan,” ujarnya.
Forum tahunan ini menegaskan langkah Kopkar YPTA Surabaya untuk terus bertumbuh dengan menjaga kepercayaan anggota, memperkuat layanan, dan memastikan koperasi tetap hadir sebagai penopang kesejahteraan bersama.
Reporter