Hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPTAG Surabaya pada Kamis, 17 Juli 2025, dipenuhi inspirasi dan semangat baru. Kegiatan dibuka dengan sesi motivasi dari alumni SMPTAG Surabaya yang kini sukses melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dalam testimoninya, Danin, alumni SMPTAG, membagikan pengalaman berharga semasa bersekolah. Ia menceritakan bagaimana dirinya aktif di kelas maupun dalam kegiatan sekolah, yang telah membentuk keberanian dan rasa percaya diri hingga seperti sekarang.
“Dulu waktu saya di SMPTAG, banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan. Guru-guru di sini sangat mendukung dan mendorong siswa untuk berkembang. Saya berharap adik-adik semua semangat belajar dan tidak takut bermimpi besar,” ujarnya (17/7)
Usai sesi motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan demo ekstrakurikuler, salah satu agenda paling ditunggu oleh siswa baru. Sebanyak 11 ekstrakurikuler ditampilkan, mewakili berbagai bidang yang dirancang untuk mewadahi potensi, minat, dan bakat siswa.
Ekstrakurikuler yang ditampilkan meliputi tari tradisional, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), paskibraka, basket, tari modern, futsal, voli, paduan suara/vokal tunggal, English Club, dan beberapa ekskul lainnya yang menunjukkan kekompakan serta kreativitas anggotanya. Selain itu, Pramuka juga menjadi ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa SMPTAG Surabaya.
Koordinator ekstrakurikuler SMPTAG Surabaya, Sri Wigiyati, S.Pd, menyampaikan bahwa demo ekskul bukan hanya hiburan semata, tetapi juga sarana untuk mengenalkan siswa baru pada potensi dalam diri mereka.
“Tujuannya untuk mencari minat dan bakat siswa baru. Bahkan anak-anak yang tadinya hanya bermain gadget saja bisa tertarik ikut ekskul. Paling tidak setelah melihat langsung, mereka berminat dan jadi tertarik,” jelasnya
Persiapan demo sudah dilakukan intensif sejak satu minggu sebelum MPLS, meski masih dalam masa liburan sekolah. Para pembina langsung mengoordinasikan latihan melalui grup masing-masing, lalu siswa berlatih secara mandiri dengan tetap dalam pengawasan guru. Hal ini membuat setiap penampilan tersaji secara optimal saat hari pelaksanaan.
Meskipun konsep demo ekskul relatif sama setiap tahun, SMPTAG Surabaya terus melakukan inovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa.
Tahun ini, demo juga dimeriahkan oleh Spartag, tim supporter penyemangat lomba. Keberadaan Spartag menjadi bukti bahwa SMPTAG turut membangun solidaritas dan semangat saling mendukung antar siswa dalam setiap kegiatan maupun kompetisi.
Sebagai sekolah yang dikenal aktif mencetak prestasi di bidang akademik dan non-akademik, SMPTAG Surabaya berkomitmen memfasilitasi pengembangan siswa secara menyeluruh. Mulai dari bidang seni, olahraga, hingga bahasa Inggris, semuanya didukung oleh pembina berkompeten dan program kegiatan yang terstruktur.
“SMPTAG memfasilitasi bakat dan minat anak-anak untuk lebih maju dan berkembang lagi. Kalau mereka rajin ikut ekskul dan semangat, pastinya akan meningkatkan kemampuan mereka dan memacu prestasi,” ujar Sri Wigiyati (17/7)
Melihat tingginya antusiasme siswa baru, ia merasa bangga sekaligus optimis bahwa aktivitas ini akan menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan semangat berkegiatan.
“Saya sangat senang dan gembira. Siswa kelas 7 banyak yang langsung ikut gabung. Yang nyanyi ikut nyanyi, yang olahraga ikut olahraga. Artinya antusias mereka luar biasa,” ungkapnya (17/7)
Melalui demo ekstrakurikuler ini, SMPTAG Surabaya menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan bakat, dan prestasi siswa. Harapannya, para siswa baru dapat menemukan passion mereka, tumbuh menjadi pribadi unggul, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang ke depan. (Gisela)