Untag Surabaya Perkuat Ideologi Pancasila bersama BPIP RI

  • 26 Januari 2026
  • 2020

Untag Surabaya menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, di Auditorium R. Ing. Soekonjono Lantai 6 Untag Surabaya, Sabtu (24/1/26). Kegiatan bertema “Pancasila sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Raya” ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.


Sosialisasi tersebut menghadirkan Ketua BPIP Indonesia sebagai keynote speaker. Acara ini juga dihadiri Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., jajaran deputi BPIP, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, dosen, serta civitas akademika Untag Surabaya.


Dalam sambutannya, Ketua YPTA Surabaya J. Subekti menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi fundamental yang berperan sebagai pemersatu bangsa Indonesia.


“Pancasila memiliki nilai yang sangat penting dan menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak ditujukan untuk memecah belah, melainkan menjadi pemersatu seluruh elemen bangsa,” ujar J. Subekti (24/1)


Ketua BPIP dalam pemaparan utamanya menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial.


Selain keynote speaker, seminar ini juga menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama berasal dari BPIP yang memaparkan materi pembinaan ideologi Pancasila serta implementasinya di lingkungan pendidikan tinggi. Materi tersebut menekankan pentingnya pemahaman Pancasila sebagai landasan berpikir dan bertindak.


Narasumber kedua, Prof. Dr. Teguh Priyo Sadono, M.Si., Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, menyampaikan materi bertajuk “Pancasila sebagai Benteng Negara”.


“Pancasila berfungsi sebagai benteng ideologis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman ideologi dan potensi disintegrasi bangsa,” jelas Teguh


BPIP menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan sebagai fondasi persatuan nasional. (Eka)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\