Fakultas Psikologi Untag Surabaya menggelar Workshop Penyusunan Alat Ukur dan Analisis Data Penelitian pada Kamis, 3 Desember 2025, di Auditorium R. Ing. Soekonjono Lantai 6 Untag Surabaya. Seluruh mahasiswa tingkat akhir mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari persiapan menuju penyelesaian skripsi.
Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan metode penelitian dan analisis statistik sebelum mahasiswa memasuki tahap sidang skripsi.
Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus memiliki kesiapan penuh dalam mempertanggungjawabkan data yang mereka gunakan, karena kemampuan memahami statistik bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga inti dari proses ilmiah.
“Ketika kalian masuk ruang sidang, kalian harus mampu menjawab setiap pertanyaan statistik. Tidak boleh nol. Kalian harus bisa bercerita tentang metode dan data kalian. Di situlah letak nilai dan ilmiahnya,” tambahnya (3/12)
Amanda juga memberi motivasi kepada mahasiswa yang tengah menyelesaikan penelitian dengan berbagai tekanan yang dirasakan. Dengan gaya komunikatif, ia mengajak mahasiswa tetap bersemangat mengejar target sidang Desember, sekaligus menegaskan komitmen fakultas untuk mendampingi seluruh mahasiswa yang telah mendaftar skripsi.
“Saya berharap wajah kalian adalah wajah yang penuh semangat. Belajarlah seantusias ketika kalian bertemu pacar,” ujarnya yang disambut tawa peserta. Kalian 400 yang mendaftar, Bismillah 400 bisa sidang. Kami berusaha maksimal meskipun proses bimbingan sedang padat,” ujar Amanda
Sesi pertama workshop diisi oleh Dr. Niken Titi Pratisi, S.Psi., M.Si., Psikolog, dengan materi “Penyusunan Alat Ukur Psikologi”. Mahasiswa mendapatkan panduan komprehensif mengenai langkah-langkah membuat alat ukur psikologi yang valid dan reliabel, mulai dari penentuan konstruk melalui kajian teori, penyusunan definisi operasional, hingga pembuatan blueprint yang mengatur sebaran aitem.
Niken juga menjelaskan kaidah penulisan aitem, proses expert judgement menggunakan CVI/CVR atau Aiken’s Index, pelaksanaan pilot study, serta uji coba lapangan. Selain itu, mahasiswa diperkenalkan pada teknik analisis seperti uji diskriminasi aitem, EFA/CFA untuk validitas struktur, dan reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Pada sesi tersebut, ia turut memberikan demonstrasi penggunaan SPSS sebagai alat analisis data.
Sesi kedua disampaikan oleh Dr. Suhadianto, S.Psi., M.Psi., Psikolog, melalui materi berjudul “Analisis Data Penelitian Itu Lebih Mudah dari Cari Pacar”. Dengan gaya santai dan humoris, ia menguraikan berbagai konsep statistik yang sering dianggap sulit oleh mahasiswa. Suhadianto memulai dengan penelitian korelasional, dilanjutkan dengan analisis regresi untuk melihat pengaruh variabel. Ia menegaskan bahwa logika statistik bersifat konsisten, berbeda dengan hubungan manusia yang penuh ketidakpastian.
Materinya juga mencakup persyaratan statistik parametrik, contoh penelitian, penyusunan hipotesis, serta cara membaca output SPSS dan JASP, termasuk interpretasi nilai R, F, dan R Square. Ia kembali mengundang tawa peserta ketika menyampaikan analogi bahwa hubungan manusia justru lebih rumit dibandingkan analisis data.
“Analisis data itu logis dan runtut. Yang rumit itu justru menafsirkan sinyal dari calon pasangan. Kalau saja hubungan manusia bisa diuji normalitas dan regresinya, mungkin banyak hati yang terselamatkan,” ungkapnya disambut gelak tawa peserta.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Psikologi Untag Surabaya untuk memastikan seluruh mahasiswa tingkat akhir siap memasuki sidang skripsi dengan kompetensi yang solid. Fakultas menegaskan bahwa pendampingan akademik akan terus diberikan demi mendukung kelancaran proses penyelesaian studi. (Boby)