Menyambut Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya menggelar serangkaian lomba antarunit sebagai upaya mempererat kebersamaan dan kekompakan keluarga besar YPTA Surabaya.
Ragam perlombaan yang diselenggarakan meliputi bola voli, tenis meja, tenis lapangan, lomba IWATA, serta lomba memasak nasi goreng untuk pria dan wanita. Seluruh peserta adalah perwakilan tim dari unit-unit kerja di bawah YPTA Surabaya.
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Fakultas Hukum Untag Surabaya pada Senin (28/7/2025), dihadiri jajaran struktural YPTA Surabaya, Wakil Rektor II mewakili Rektor Untag Surabaya, serta para direktur dari berbagai unit kerja.
Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., dalam sambutannya memberikan semangat kepada seluruh peserta, terutama tim bola voli yang membuka rangkaian pertandingan.
“Di dalam badan yang sehat, ada jiwa yang kuat. Jiwa yang kuat adalah jiwa yang memiliki semangat kejujuran dan solidaritas tinggi,” ujarnya (28/7).
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan ajang kompetisi profesional, melainkan ruang untuk memperkuat kekompakan dalam suasana santai dan menyenangkan.
“Kegiatan kita adalah lomba olahraga. Artinya, di dalam lomba olahraga terkandung semangat permainan yang menyenangkan, bukan kompetisi yang serius. Ada bedanya antara fun game dan kompetisi. Maka dari itu, kekompakan tetap diutamakan,” tambahnya
Berikut jadwal perlombaan yang telah disusun oleh panitia:
- Bola Voli: 28–31 Juli 2025 (penyisihan), dilanjutkan 1, 4, dan 5 Agustus 2025 (perempat final hingga final)
- Tenis Meja: 31 Juli (penyisihan dan perempat final), 4 Agustus (semifinal dan final)
- Tenis Lapangan: 6 dan 12 Agustus 2025
- Lomba IWATA: 8 Agustus 2025
- Lomba Masak Nasi Goreng: 5 Agustus 2025
Rangkaian kegiatan ini menjadi ruang temu yang menyenangkan bagi seluruh sivitas YPTA Surabaya. Melalui interaksi antartim, para peserta diajak untuk saling mendukung, mempererat hubungan lintas unit, dan menumbuhkan semangat kebersamaan yang tercermin dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja.
Reporter