540 Lulusan FISIP Untag Surabaya Tinggalkan Kenangan Manis di Yudisium 2025

  • 20 Agustus 2025
  • 72

Alunan lagu Mangu dan Stecu dari band dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untag Surabaya sukses mencairkan suasana. Para mahasiswa dan tamu pun ikut bernyanyi, bahkan menari di depan panggung. Kehangatan itu menjadi salah satu momen tak terlupakan dalam Yudisium 2025 FISIP Untag Surabaya. 


Berlangsung di Gedung Graha Widya Untag Surabaya (14/8) dengan tema “Knowledge and Integrity for Progressive Indonesia” acara tersebut dihadiri para dosen, dekan, hingga keluarga lulusan. Tahun ini, FISIP meluluskan 540 mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari Administrasi Negara, Administrasi Niaga, Ilmu Komunikasi, Magister, hingga Doktor Ilmu Administrasi. 


Dalam sambutannya, Dekan FISIP Untag Surabaya, Dr. Ayun Maduwinarti, M.P., menekankan pentingnya peningkatan kualitas lulusan melalui penyesuaian kurikulum dengan perkembangan teknologi. 


“Fakultas terus berupaya menerapkan pengembangan guna meningkatkan kualitas lulusan terbaik dengan penyesuaian kurikulum agar selaras dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Peningkatan ini juga memperkuat jaringan kerja sama, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya (14/8)


Tak hanya hiburan, acara juga diwarnai dengan momen donasi dari alumni Magister dan Doktor. Mereka menyerahkan bantuan berupa televisi dengan total nilai Rp61,5 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap fasilitas kampus.


Dari sisi mahasiswa, banyak cerita penuh rasa syukur dan haru. Zalita Andini, runner up Miss Grand Runway Indonesia 2025, menyampaikan terima kasihnya kepada dosen dan dekan atas bimbingan yang diberikan.


“Saya ingin berterima kasih kepada dosen dan dekan yang sudah membimbing. Banyak momen, cerita, dan pengalaman yang sudah kita lalui di tempat ini. Saya yakin ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal dari cita-cita dan mimpi kita,” tuturnya penuh haru.


Sementara itu, Salshabila, lulusan Ilmu Komunikasi, mengaku lega bisa melewati masa studi dan kini bersiap mengejar pekerjaan sesuai passion.


“Semoga ilmu yang saya dapat bisa berguna di kemudian hari dan semangat untuk adik-adik tingkat mengejar gelarnya. Rencananya saya fokus mencari kerja sesuai passion,” ujarnya.


Tak ketinggalan, Sinta, lulusan terbaik Ilmu Komunikasi 2025, berbagi kisah perjuangannya membagi waktu antara kuliah dan organisasi. “Senang karena sudah lulus, tapi juga sedih meninggalkan masa studi. Kuncinya manajemen waktu dengan baik, meskipun aktif di banyak organisasi. Tantangannya sering ada jadwal yang bentrok, tapi akhirnya bisa teratasi. Harapan ke depan, aku ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan mengejar karier yang lebih baik,” tutup Sinta


Acara yudisium FISIP Untag Surabaya ini tidak hanya menjadi momentum akademik, tetapi juga perayaan kebersamaan. Dengan jumlah lulusan terbesar tahun ini, semangat integritas dan ilmu pengetahuan diharapkan dapat menjadi bekal para alumni untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di masa yang akan datang. (Dini)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\