Hari ketiga MPLS 2025 di SMA 17 Agustus 1945 Surabaya (SMATAG), Selasa 17 Juli, diisi dengan Demo Ekstrakurikuler yang menghadirkan penampilan beragam dari siswa. Selasar utama sekolah berubah menjadi panggung kreativitas, tempat para anggota ekskul menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan siswa baru yang antusias mengikuti setiap pertunjukan.
Penampilan dimulai dari lantunan sholawat hadroh oleh Ekstrakurikuler Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang menghadirkan suasana religius dan teduh sebagai pembuka acara. Disusul oleh Jurnalistik, Podcast, dan Mading yang memperkenalkan dunia literasi dan komunikasi secara interaktif. Mereka tak hanya memamerkan karya, tetapi juga menyuarakan pentingnya keberanian dalam menulis dan berbicara.
Selanjutnya, Karya Ilmiah Remaja (KIR) menyulap panggung menjadi mini laboratorium dengan demonstrasi sains spektakuler dengan reaksi api biru dari campuran KClO?, gula, dan asam sulfat. Eksperimen ini menyita perhatian siswa baru dan membuktikan bahwa ilmu pengetahuan bisa tampil memukau sekaligus menginspirasi.
Ekskul olahraga dan teknologi juga tak kalah mencuri perhatian. Dari eSport hingga Taekwondo, masing-masing memperlihatkan keunggulan tak hanya pada aspek fisik, tapi juga kerja sama tim dan semangat sportivitas.
Tim dance dari Keen Dance Crew ikut memeriahkan panggung dengan gerakan energik dan penuh gaya. Pramuka, Paskibraka, dan Modeling juga tampil dengan ciri khas masing-masing, menunjukkan keberagaman kegiatan di SMATAG yang terbuka untuk semua minat siswa.
Siswa baru terlihat aktif bertanya, mencatat jadwal latihan, bahkan mendaftar langsung di tempat. Antusiasme mereka menjadi bukti bahwa demo ekskul bukan sekadar hiburan, tetapi jembatan awal untuk menemukan minat dan bakat di lingkungan baru.
Ketua OSIS SMATAG Surabaya, Tegar Adiluhur, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mendorong siswa baru untuk lebih aktif di luar kelas.
“Harapan saya, setelah melihat penampilan dari berbagai ekskul, semakin banyak siswa baru yang tertarik untuk ikut. Supaya minat dan bakat mereka bisa tersalurkan dan berkembang. Saya percaya, ekskul itu bukan sekadar hobi, tapi wadah yang penting untuk berkembang,” kata Tegar (17/7)
Lebih lanjut, Tegar menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan MPLS.
“Saya sangat bahagia melihat antusiasme para siswa baru dari hari pertama hingga hari terakhir. Terima kasih kepada bapak/ibu guru, teman-teman OSIS, panitia, dan semua pihak yang sudah bekerja keras demi kesuksesan acara ini. Tanpa kalian semua, acara ini tidak akan ramai dan sukses seperti ini. Selamat datang adik-adik siswa baru di keluarga besar SMATAG Surabaya, mari bertumbuh bersama dan temukan versi terbaik dari diri kalian,” tutupnya
Tegar mengajak siswa baru untuk berani mencoba hal-hal baru, aktif dalam berbagai kegiatan, dan tidak takut gagal. sekolah bukan hanya tempat meraih nilai akademik, tetapi ruang untuk tumbuh, menemukan jati diri, dan membentuk karakter.
Setiap siswa memiliki potensi besar yang perlu diasah melalui proses dan keberanian untuk melangkah. SMATAG Surabaya memperhatikan perkembangan minat, bakat, dan karakter siswa secara menyeluruh pembentukan generasi yang kreatif, percaya diri, dan siap bersaing secara positif. (Eka)