IT Support DSI YPTA Surabaya Pastikan Konektivitas Jaringan Tetap Stabil 24 Jam

  • 29 Oktober 2025
  • VaniaS
  • 97

Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi menuntut keandalan sistem informasi yang bekerja tanpa henti. Di Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Direktorat Sistem Informasi (DSI) melalui Divisi IT Support menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas jaringan dan konektivitas data selama 24 jam, memastikan seluruh aktivitas akademik dan administrasi berjalan lancar di era digital.


DSI YPTA Surabaya menaungi tiga satuan pendidikan di bawah YPTA Surabaya, antara lain Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, dan SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya. Di dalamnya terdapat tiga divisi utama, salah satunya adalah Divisi IT Support yang berperan penting menjaga keberlangsungan layanan teknologi. 


Direktur DSI YPTA Surabaya, Eko Halim Santoso, M.Kom., menjelaskan bahwa IT Support memiliki fungsi sebagai pemantau dan perawat seluruh sistem yang telah dikembangkan oleh divisi IT Development agar dapat berjalan dengan baik.


“Misalnya terdapat kejadian server rusak, maka tugas IT Support adalah mengembalikan sistem seperti semula. Jadi IT Support di sini bertindak sebagai maintenance, memantau dan menjaga agar operasional sistem serta infrastruktur kampus tetap stabil,” ujarnya (14/10)


Senada dengan itu, Manajer IT Support DSI YPTA Surabaya, Ika Lestari, M.Kom., menegaskan bahwa divisinya memiliki peran strategis dalam memastikan kelancaran operasional seluruh infrastruktur teknologi informasi di lingkungan YPTA Surabaya. Fokus utama layanan meliputi dua aspek penting, yakni jaringan (network) dan perangkat keras (hardware).


Pada aspek jaringan, tim IT Support bertanggung jawab menjaga ketersediaan konektivitas internet agar dapat diakses 24 jam setiap hari di seluruh area kampus. 


“Ketersediaan jaringan ini sangat krusial karena seluruh sistem informasi, aplikasi internal, serta kegiatan pembelajaran daring bergantung pada koneksi internet yang andal,” jelas Ika (14/10)


Sementara pada aspek perangkat keras, tim IT Support berfokus pada pengelolaan, pemeliharaan, dan peremajaan perangkat komputer serta penunjang lainnya, termasuk di Laboratorium Computer Center. Tujuannya agar seluruh perangkat berfungsi optimal dalam mendukung kegiatan akademik dan administrasi digital kampus.




Selain dua layanan utama tersebut, Divisi IT Support juga bertanggung jawab melakukan monitoring jaringan secara berkala, menangani laporan gangguan teknis, melaksanakan backup sistem, serta berkolaborasi dengan divisi lain untuk memastikan integrasi infrastruktur berjalan optimal. Tim juga rutin menyusun laporan kondisi jaringan dan perangkat keras sebagai bahan evaluasi serta perencanaan peningkatan layanan.


Dengan dukungan sistem kerja berbasis remote access, tim IT Support dapat memberikan layanan cepat tanpa harus selalu hadir di lokasi. 


“Apabila terjadi gangguan layanan, tim IT Support berupaya memberikan tanggapan cepat agar pengguna tidak merasa diabaikan, terutama saat kegiatan penting berlangsung,” tambah Ika


Dalam menangani insiden, tim terlebih dahulu melakukan analisis jarak jauh. Jika gangguan dapat diselesaikan secara remote, layanan segera dipulihkan. Namun bila membutuhkan pemeriksaan fisik, tim siap melakukan penanganan langsung di lokasi (on-site support).


Tantangan utama yang dihadapi tim IT Support adalah keragaman perangkat dan tingkat pemahaman pengguna yang berbeda-beda.


“Setiap perangkat memiliki karakteristik dan kompatibilitas jaringan yang berbeda, mulai dari yang sudah mendukung WiFi 6 hingga perangkat lama. Selain itu, pengguna di kampus memiliki rentang usia dan latar belakang teknologi yang luas, sehingga pendekatan edukasi dan teknis tidak bisa diseragamkan,” ungkap Ika


Untuk memastikan kecepatan respons, tim IT Support menerapkan sistem kerja terstruktur dan fleksibel, dengan kanal pelaporan melalui ticketing system, grup koordinasi, maupun helpdesk. Pemantauan jaringan dilakukan secara real-time agar potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal. Evaluasi terhadap waktu tanggap dan penyelesaian masalah juga dilakukan secara rutin guna meningkatkan kinerja layanan.


Rencana pengembangan layanan ITSupport ke depan difokuskan pada peningkatan kecepatan respons, optimalisasi sistem pemantauan real time, serta penguatan keamanan infrastruktur IT agar semakin andal dan berkelanjutan.


“Saya berharap seluruh pengguna layanan dapat berkolaborasi aktif dengan menjaga etika penggunaan sistem serta melaporkan kendala secara tepat waktu. Ke depan, pengembangan sistem informasi di lingkungan YPTA Surabaya diharapkan semakin terintegrasi, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan akademik maupun administrasi,” pungkas Ika.


Divisi IT Support DSI YPTA Surabaya terus memperkuat keandalan infrastruktur digital kampus melalui sistem pemantauan real-time, peningkatan respons layanan, dan komitmen terhadap keamanan jaringan. Tim ini menjadi fondasi utama dalam menjaga konektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional teknologi di seluruh satuan pendidikan di bawah YPTA Surabaya.


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

Vania

Reporter

\