LDKS SMPTAG Surabaya Bentuk Karakter Siswa Mandiri dan Bertanggung Jawab

  • 06 November 2025
  • 2984

SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya kembali melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sebagai bagian dari program pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar tentang kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab sejak dini.


Kegiatan berlangsung pada 23–24 Oktober 2025 dan menjadi ajang tahunan penting bagi peserta didik untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Transisi dari siswa SD ke SMP diharapkan membawa perubahan dalam cara berpikir dan bertindak menuju pribadi yang lebih disiplin dan percaya diri.


Tujuan utama LDKS adalah membentuk pribadi siswa agar mampu menjadi pemimpin yang percaya diri, disiplin, dan mandiri. Hal ini ditegaskan oleh Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., selaku Kesiswaan SMPTAG Surabaya. Menurutnya, kegiatan LDKS juga merupakan sarana menanamkan nilai tanggung jawab dalam berbagai aspek kehidupan siswa, termasuk kedisiplinan waktu dan kemandirian dalam kegiatan sehari-hari.


“Anak-anak kita latih disiplin dalam ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Ketika waktunya beribadah, mereka harus tepat waktu. Disiplin juga dalam makan, mereka mengambil sendiri sesuai kemampuan, makanan harus dihabiskan, dan mencuci peralatan makan sendiri. Tujuannya agar mereka tidak tergantung pada orang lain,” ujar Nurul Huda (3/11)


Selama pelaksanaan, peserta tidak diperkenankan membawa telepon genggam agar dapat fokus mengikuti seluruh kegiatan. Komunikasi dengan orang tua difasilitasi melalui wali kelas yang rutin memberikan pembaruan informasi. Selain itu, uang saku siswa juga dikumpulkan sementara untuk mencegah hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi dan kemandirian mereka.


“Kita ingin membentuk anak-anak agar tidak manja dan tidak bergantung pada fasilitas. Sejak awal mereka sudah diajak naik truk angkatan laut sebagai transportasi agar merasakan pengalaman berbeda. Mulai dari mengatur kamar, menjaga kebersihan, hingga mengelola waktu pribadi,” imbuhnya


Berbagai aktivitas edukatif disusun dalam kegiatan ini, seperti jelajah lingkungan, permainan kolaboratif, pelatihan kepemimpinan dan public speaking, hingga jurit malam dan renungan api unggun menjelang subuh. Seluruh kegiatan dirancang untuk melatih ketenangan, keberanian, serta kemampuan mengendalikan diri.


“Harapan kami, setelah mengikuti LDKS, ada perubahan nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari, terutama dalam hal tanggung jawab dan kedisiplinan,” katanya


Salah satu peserta LDKS, Michelle Harzachristy, siswa kelas VII-D, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan.


“Kegiatannya berkesan banget karena banyak momen seru bareng teman-teman. Saya belajar lebih disiplin dan mandiri, seperti membereskan barang sendiri dan tidak bergantung pada orang lain,” ungkapnya.


Michelle juga menuturkan bahwa melalui kegiatan ini, ia menjadi lebih akrab dengan teman-teman baru.


“Dulu waktu baru masuk SMP masih agak kaku, tapi setelah ikut kegiatan ini jadi lebih dekat dan lebih santai. Sekarang juga lebih terbiasa mengatur waktu dan tanggung jawab di rumah,” tuturnya sambil tersenyum.


Melalui kegiatan ini, SMPTAG Surabaya berharap terbentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan mampu menjadi pemimpin bagi diri sendiri serta lingkungannya. (Boby)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\