Kesempatan emas kembali terbuka bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan S2 di Swedia. Melalui Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP), pemerintah Swedia menawarkan beasiswa penuh untuk profesional muda yang ingin mengembangkan keahlian akademik di universitas-universitas ternama di negeri Viking.
Dilansir dari Kompas.com, program SISGP tidak hanya menanggung biaya kuliah penuh, tetapi juga memberikan tunjangan hidup sekitar Rp 21 juta per bulan, asuransi kesehatan, hingga biaya perjalanan internasional. Menariknya, seleksi beasiswa ini tidak mewajibkan wawancara langsung, karena penilaian sepenuhnya berdasarkan dokumen dan rekam jejak profesional peserta.
Beasiswa SISGP terbuka bagi warga negara Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan S1 dan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun (sekitar 3.000 jam profesional). Calon pelamar juga perlu menunjukkan kemampuan kepemimpinan serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial atau organisasi.
Pendaftaran Beasiswa SISGP 2025
Proses pendaftaran terdiri dari dua tahap utama:
1. Mendaftar ke universitas di Swedia
- Pendaftaran dibuka mulai 16 Oktober 2025 hingga 15 Januari 2026 melalui situs resmi universityadmissions.se
- Pelamar dapat memilih program magister di universitas ternama seperti Lund University, Uppsala University, Stockholm University, atau KTH Royal Institute of Technology.
2. Mendaftar ke Program Beasiswa SISGP
- Setelah mendaftar ke universitas, peserta bisa melanjutkan dengan mengisi formulir beasiswa SISGP di tautan resmi: tinyurl.com/Apply-SISGP.
- Portal pendaftaran beasiswa dibuka pada 9 Februari hingga 25 Februari 2026.
Dokumen Calon Program Beasiswa SISGP:
- CV sesuai format SISGP
- Dua surat rekomendasi
- Salinan paspor atau KTP
- Motivation essay
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (IELTS atau TOEFL) sesuai persyaratan universitas tujuan.
Hasil seleksi universitas akan diumumkan pada 26 Maret 2026, sementara pengumuman resmi penerima beasiswa SISGP dijadwalkan 24 April 2026.
Program SISGP tidak hanya membiayai pendidikan, tetapi juga membuka peluang membangun jaringan profesional internasional melalui SI Network for Global Professionals (NFGP), yang menghubungkan alumni dari berbagai negara dan bidang keahlian. (Boby)