Untag Surabaya melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), secara resmi mengukuhkan seluruh Ketua Organisasi Kemahasiswaan tingkat universitas tahun 2026 pada Rabu, (28/1/26) di Auditorium Lantai 6 Gedung R. Ing. Soekonjono Untag Surabaya. Prosesi ini menandai dimulainya masa kepengurusan organisasi kemahasiswaan periode 2026.
Pelantikan tersebut mencakup Ketua Badan Koordinasi Kelompok Unit Kegiatan Mahasiswa (BKK-UKM), seluruh Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas, serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) untuk masa kepengurusan tahun 2026. Surat Keputusan Pelantikan dibacakan oleh Wakil Rektor I Untag Surabaya, RR Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog.
Para ketua UKM dari berbagai divisi, mulai dari bidang olahraga, seni, dan penalaran hingga divisi khusus, secara resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan secara simbolis kepada perwakilan pengurus organisasi kemahasiswaan.
Prosesi pelantikan secara resmi dipimpin oleh Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, S.T., M.T. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan sebagai ruang strategis dalam pembentukan karakter, integritas, serta daya saing mahasiswa.
“Organisasi kemahasiswaan merupakan kluster integritas, tempat mahasiswa belajar kejujuran, kerja sama, dan nilai-nilai kebangsaan yang akan membentuk perilaku mereka ke depan,” katanya (28/1)
Selain itu, Rektor juga menegaskan komitmen universitas dalam mendukung prestasi mahasiswa, termasuk melalui peningkatan alokasi beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
“Berapa pun jumlah mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, akan kami dukung melalui program beasiswa,” katanya.
Motivasi turut disampaikan oleh Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M. Ia menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi merupakan bekal penting bagi kepemimpinan di masa depan.
“Pengalaman membuktikan bahwa aktivis mahasiswa memiliki kesiapan lebih ketika terjun ke masyarakat. Jika kalian aktif, kalian pasti menjadi pemimpin,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dini Ayuning Safitri, mahasiswa Program Studi Administrasi Negara, resmi ditetapkan sebagai Ketua Badan Koordinasi Kelompok Unit Kegiatan Mahasiswa (BKK-UKM) Untag Surabaya Tahun 2026. Dalam pidato visi kepemimpinannya, Dini menyampaikan arah gerak organisasi yang akan dijalankan selama masa kepengurusan.
“Ke depan, arah gerak BKK-UKM akan berfokus pada satu semangat, yaitu SIGAR: Sinergis, Inovatif, Gerak cepat, Adaptif, dan Progresif,” ujar Dini, (28/1).
Ia menegaskan bahwa BKK-UKM diharapkan mampu menjadi pendukung utama bagi seluruh unit kegiatan mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan prestasi.
“Kita ingin menciptakan lingkungan organisasi yang sehat, di mana setiap bakat dan potensi teman-teman bisa berkembang menjadi prestasi,” tambahnya.
Pelantikan ini menjadi awal kepengurusan organisasi kemahasiswaan Untag Surabaya tahun 2026 dan diharapkan mampu memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pengembangan prestasi, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus. (Boby)