Sebagai bagian dari rangkaian Reuni Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Kuliah Tamu bertajuk “Alumni Bicara: Strategi, Tantangan, dan Kesempatan di Dunia Profesional” pada Sabtu (27/9/25) di Auditorium Lantai 6 R.Ing Soekonjono Untag Surabaya.
Acara ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik Untag Surabaya dan menghadirkan para alumni berprestasi yang kini meniti karier di berbagai bidang industri.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Khansa Salma Aisyah, S.Ars., M.Ars., dosen Fakultas Teknik yang juga bertindak sebagai moderator. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam memberikan inspirasi dan wawasan praktis bagi mahasiswa yang tengah bersiap memasuki dunia kerja.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, Putri Ayu Dwi Winarni Korua, turut menyampaikan harapannya. Menurut mahasiswa Arsitektur ini, kuliah tamu dapat menjadi cermin bagi mahasiswa dalam memandang masa depan.
“Untuk melihat karir ke depannya, bagaimana alumni-alumni Teknik Untag yang sudah pernah ada di bangku teman-teman, sudah berjalan dan sudah sukses memiliki karir di bidangnya masing-masing,” ujar mahasiswa Arsitektur tersebut (27/9)
Sesi pertama diisi oleh Ir. Aman Santoso, M.M., seorang Lead Auditor ISO dengan latar belakang Teknik Mesin dan Magister Manajemen. Dalam paparannya tentang sistem manajemen terstandar dan risk-based thinking, ia menegaskan pentingnya memiliki wawasan lintas bidang.
“Jangan sampai terfokus hanya pada satu bidang. Kita juga harus mencoba hal lain agar wawasan berkembang. Semua ilmu harus dipahami, sehingga kita bisa menjadi profesional yang baik,” ungkapnya.
Materi berikutnya disampaikan oleh Teguh Edi Sarjono, alumni Teknik Industri, yang berbicara mengenai Testing, Inspection, and Certification (TIC). Ia menekankan bahwa aspek pengujian menjadi kebutuhan penting di hampir semua lini pekerjaan.
“Semua lini pekerjaan membutuhkan testing. Karena itu, memperluas jaringan dengan alumni menjadi kunci membuka peluang karier,” jelasnya.
Sebagai penutup, Dr. H. Siswanto, S.Sos., M.M., berbagi pengalaman mengenai strategi memulai usaha. Ia memperkenalkan lima faktor penting dalam bisnis yaitu place, product, people, promotion, dan price.
“Rahasia kesuksesan adalah melakukannya dengan berproses, bukan berprotes,” pesannya kepada peserta.
Suasana semakin semarak dengan adanya sesi ice breaking berupa games Kahoot, sebuah kuis interaktif yang disambut antusias oleh mahasiswa. Tidak hanya menambah wawasan, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh energi.
Kuliah tamu yang digagas Paguyuban Alumni Teknik Untag Surabaya (PATAGS) ini diharapkan menjadi jembatan antara alumni dan mahasiswa. Selain memperluas jejaring, kegiatan tersebut juga memperkaya perspektif mahasiswa terkait strategi karier maupun peluang berwirausaha di masa depan. (Dini)