Untag Surabaya menggelar kegiatan pembinaan bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) melalui seminar bertema “Apakah Aku Sudah Mengenal Indonesiaku?” pada Selasa, 21 April 2026 di Auditorium Lantai 6 Gedung R. Ing Soekonjono Untag Surabaya.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M. sebagai narasumber utama, didampingi Wakil Rektor III Untag Surabaya, Dr. Sumiati, M.M., serta jajaran Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), dan diikuti oleh mahasiswa penerima KIP-K.
Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini bertujuan mengingatkan kembali pentingnya identitas bangsa sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia.
“Saat ini bukan hanya knowledge dan skill yang dibutuhkan, yang lebih penting adalah attitude yang harus dibangun sejak awal. Bekal di bangku perkuliahan diharapkan mampu membentuk pribadi yang matang, kokoh, dan tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan,” jelas Dr. Sumiati dalam sambutannya (21/4)
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai urgensi penguatan identitas kebangsaan di kalangan generasi muda. Di tengah perkembangan zaman, pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah, Pancasila, serta keberagaman dinilai mulai mengalami penurunan, padahal nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun nasionalisme dan rasa cinta tanah air.
Untuk memperkuat suasana kebangsaan, sejumlah lagu nasional diperdengarkan kepada peserta. Salah satu lagu yang diputar adalah “Rayuan Pulau Kelapa” yang dinyanyikan bersama oleh mahasiswa, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Sejalan dengan hal tersebut, J. Subekti, S.H., M.M. dalam sesi utama menyampaikan materi wawasan kebangsaan yang mengaitkan integritas, nilai-nilai Pancasila, serta pentingnya semangat berprestasi.
“Indonesia merupakan bangsa besar yang memiliki potensi besar jika didukung oleh generasi muda yang berintegritas. Bangsa kita bukan bangsa yang kerdil, tapi bangsa yang besar. Oleh karena itu, seluruh rakyatnya harus berani bercita-cita setinggi bintang di langit,” tegasnya
Kegiatan dilanjutkan dengan mini workshop pengembangan talenta yang disampaikan oleh Rahma Kusumasari, M.I.Kom. Mahasiswa didorong untuk aktif mengembangkan diri sebagai bentuk kontribusi kepada negara.
Mahasiswa penerima KIP-K dinilai sebagai individu yang telah mendapatkan kesempatan dari negara, sehingga diharapkan mampu membalasnya melalui prestasi dan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan, seperti kompetisi, organisasi, maupun pengembangan diri lainnya.
Pada sesi mini workshop, peserta juga berbagi pengalaman dan latar belakang mereka dalam menerima beasiswa KIP-K, yang menunjukkan beragam motivasi serta tantangan yang dihadapi.
Sesi berikutnya menghadirkan Nurul Qomariyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang membahas career blueprint bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan di Untag Surabaya. Materi ini memberikan gambaran mengenai langkah strategis yang perlu dilakukan mahasiswa dalam merencanakan karier sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta. Mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan, khususnya terkait penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. (Dini)