Rektor Untag Surabaya Tegaskan Akar Lokal Kontribusi Global Wisuda 132

  • 19 Februari 2026
  • 54

Tema “Akar Lokal, Kontribusi Global” menjadi pesan utama yang ditegaskan Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., dalam Wisuda ke-132 pada 14–15 Februari 2026. Ia menekankan pentingnya lulusan yang tetap berakar pada nilai kebangsaan sekaligus mampu memberi kontribusi di tingkat global.


Pesan tersebut disampaikan di hadapan ribuan wisudawan, orang tua, dan sivitas akademika yang memenuhi ruang prosesi wisuda. Momentum kelulusan itu dipaknai bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal pengabdian lulusan di tengah masyarakat.


“Akar Lokal, Kontribusi Global bukan sekedar slogan seremoni, melainkan arah strategi pendidikan kampus. Pendidikan tinggi harus mampu menanamkan nilai yang kokoh agar lulusan tidak kehilangan jati diri ketika memasuki ruang kompetisi global. Nilai lokal menjadi fondasi moral, sementara kapasitas intelektual menjadi instrumen untuk berdaya saing,” ujarnya (14/2)


Arah tersebut tercermin dalam penguatan pendidikan karakter yang dikembangkan kampus, yakni menanamkan nilai sebagai fondasi sekaligus membekali mahasiswa dengan kapasitas intelektual untuk bersaing secara global.


“Untag Surabaya menanamkan lima basis nilai karakter, yakni kejujuran, kecerdasan, kebangsaan, keberagaman, kreativitas. Nilai-nilai tersebut menjadi pijakan moral dan intelektual dalam menghadapi dinamika dunia kerja serta tantangan global yang terus berkembang,” tegas Dr. Harjo


Ia memaknai akar lokal sebagai kekuatan identitas yang membedakan lulusan Untag Surabaya di tengah arus globalisasi. Nilai kebangsaan tidak dimaksudkan untuk membatasi ruang gerak, melainkan menjadi kompas etis dalam mengambil keputusan profesional. Sementara itu, kontribusi global dipahami sebagai kesiapan menghadirkan karya, gagasan, dan solusi yang relevan bagi masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Komitmen tersebut juga tercermin dalam capaian institusi. Sejumlah program studi telah memperoleh pengakuan internasional, termasuk sertifikasi AQA yang menunjukkan kesetaraan mutu pendidikan dengan standar kawasan ASEAN. Sepanjang 2025, sebanyak 62 mahasiswa Untag Surabaya meraih penghargaan dalam kompetisi internasional, mempertegas bahwa lulusan kampus ini tidak hanya berakar kuat pada nilai kebangsaan, tetapi juga mampu berkompetisi di panggung dunia.


Tema “Akar Lokal, Kontribusi Global” menjadi pengingat bahwa kekuatan identitas harus berjalan seiring dengan keberanian melangkah lebih luas, agar setiap lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia dan dunia.  (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\