Untag Surabaya kembali menggelar Untag Surabaya Expo 2025 pada Sabtu (4/10/25) di Lapangan Utara Kampus Merah Putih. Mengusung tema Kreativitas Lokal, Semangat Nasional, kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diikuti oleh 3.200 mahasiswa baru.
Kemeriahan acara dibuka dengan pemotongan pita oleh Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (BKK UKM) Untag Surabaya, Fareh Prameswari, dan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Moh. Taufik, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Momen simbolis tersebut menandai dimulainya Pameran Expo UKM yang menjadi pusat perhatian ribuan mahasiswa baru.
Ribuan mahasiswa baru memadati area Lapangan Utara kampus, terdapat 28 UKM yang menampilkan hasil karya, program kerja, serta aktivitas yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Mulai dari bidang kesenian, olahraga, khusus, beladiri, media dan informasi, dan kerohanian.
Sebagai bagian dari rangkaian PKKMB, mahasiswa baru wajib mengunjungi minimal tiga stand UKM dan mengumpulkan tanda tangan panitia di setiap stand. Kegiatan ini menjadi syarat administrasi untuk pengambilan sertifikat PKKMB 2025, sekaligus sarana untuk mengenal lebih dekat kehidupan kemahasiswaan di Untag Surabaya.
Komitmen Untag Surabaya dalam menjunjung tinggi kesenian daerah di tengah arus modernisasi juga tampak melalui penampilan Jaranan sebagai pembuka acara. Nuansa budaya ini berpadu dengan semangat muda lewat kolaborasi lintas UKM yang menampilkan tari, musik, dan teater di panggung utama, menegaskan bahwa kreativitas lokal tetap hidup di lingkungan kampus yang modern.
Dalam sambutannya, Ketua PKKMB Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA., yang juga Wakil Rektor II Untag Surabaya, menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh mahasiswa dan panitia.
“Expo ini menjadi ajang yang memfasilitasi teman-teman mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya. Sejak hari pertama hingga puncak acara hari ini, semua terlihat sangat antusias dan bahagia,” ujar Supangat (4/10)
Ia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan tahunan seperti ini tidak ditentukan oleh siapa yang memimpin, melainkan oleh rasa tanggung jawab dan dampak positif (responsibility dan impact) dari setiap anggota tim.
“Ini bukan soal posisi ketua atau leader, tetapi bagaimana kita memberi dampak bagi banyak orang. Itulah yang harus menjadi semangat bagi generasi penerus di kepanitiaan PKKMB selanjutnya,” pesannya
Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., menekankan pentingnya menumbuhkan karakter kreatif dan kolaboratif di tengah era globalisasi.
“Tahun ini, Untag menerima 3.200 mahasiswa baru. Ke depan, kami menargetkan menjadi universitas global yang mampu melahirkan karya-karya berkelas dunia. Jadilah kreator, bukan sekadar konsumen. Gunakan teknologi untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat, bukan hanya mengikuti tren. Dan yang tak kalah penting, jaga semangat merah putih kalian, karena kalian adalah bagian dari Kampus Merah Putih yang menjunjung nilai perjuangan, keberanian, dan kebersamaan,” tutur Prof. Mulyanto
Rektor juga mengingatkan pentingnya semangat kolaborasi dan gotong royong dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif.
“Untag dikenal sebagai kampus kolaboratif. Jangan berjalan sendiri, karena keberhasilan selalu lahir dari kerja sama,” imbuhnya
Semangat acara semakin hidup dengan talkshow inspiratif bersama komika Aci Resti, disponsori oleh Nescafe. Dengan gaya khasnya yang ringan dan humoris, Aci membagikan kisah perjuangan serta motivasi kepada mahasiswa agar berani mengekspresikan diri dan tidak takut gagal.
Menjelang malam, suasana expo berubah menjadi pesta musik penuh euforia. Panggung utama menampilkan band Some Island dan Soul5ive, sebelum ditutup dengan penampilan spesial Juicy Luicy sebagai bintang tamu utama. Lagu-lagu mereka sukses menghidupkan suasana dan menjadi penutup manis bagi kegiatan expo tahun ini.
Bagi para mahasiswa baru, pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam. Salah satunya, Ersa Ramadani Anwar dari Fakultas Hukum Untag Surabaya, mengaku sangat terkesan.
“Seru banget acaranya. Dari awal sampai akhir semuanya berjalan lancar. Banyak stand UKM menarik dan panitianya juga ramah-ramah. Expo ini bikin kami makin kenal satu sama lain dan makin akrab,” ungkapnya dengan semangat
Melalui Untag Surabaya Expo 2025, semangat nasionalisme tidak berhenti pada acara seremonial semata, melainkan menjadi energi baru bagi mahasiswa Untag Surabaya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi membawa nama Kampus Merah Putih Untag Surabaya ke kancah nasional maupun internasional. (Boby)